AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

2.000 Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga Wilayah Sumatera dan Kalimantan Dilatih Jadi Tracer Covid-19

Rabu, 4 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Nasional Indonesia bekerja sama dengan Kemenkes RI, Polri dan BNPB melaksanakan pelatihan Tenaga Tracer Covid-19

Tentara Nasional Indonesia bekerja sama dengan Kemenkes RI, Polri dan BNPB melaksanakan pelatihan Tenaga Tracer Covid-19

Jakarta, SemeruPost – TNI bekerja sama dengan Kemenkes RI, Polri dan BNPB melaksanakan pelatihan Tenaga Tracer Covid-19 yang diikuti 2.000 personel dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Pelatihan Tenaga Tracer Covid-19 yang digelar secara virtual tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Dra. Hj. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes.

Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H. saat memberikan pengarahan di Mabes TNI, Rabu (4/8/2021) menjelaskan bahwa pelatihan Tenaga Tracer Covid-19 merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat pengendalian pandemi Covid-19 di Tanah Air melalui penguatan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Menurut Kapuskes TNI salah satu strategi dalam mempercepat penanggulangan Covid-19 di Indonesia adalah penguatan testing, tracing, treatment dan jangkauan vaksinasi Covid-19 sehingga dapat lebih dini menemukan kasus dan melakukan penatalaksanaan secara cepat dan tepat. “Pelacakan kontak (contact tracing) adalah proses untuk mengidentifikasi, menilai dan mengelola orang-orang yang berkontak erat dengan kasus konfirmasi/probable untuk mencegah penularan selanjutnya,” ungkapnya.

“Pelacakan kontak erat ini penting karena kasus konfirmasi dapat menularkan penyakit sejak dua hari sebelum hingga 14 hari sesudah timbulnya gejala. Pelacakan kontak erat yang baik menjadi kunci utama dalam memutus rantai transmisi Covid-19,” terangnya.

Kapuskes TNI menjelaskan bahwa elemen utama pada implementasi pelacakan kontak adalah pelibatan dan dukungan masyarakat, perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan situasi wilayah, masyarakat dan budaya, dukungan logistik, pelatihan dan supervisi, serta sistem manajemen data pelacakan kontak. “Pelibatan masyarakat juga sangat penting untuk memastikan tidak adanya stigma yang muncul pada orang-orang yang masuk kategori kontak erat. Komunikasi yang baik dan jelas serta kedekatan baik secara sosial maupun budaya dapat mempermudah pelacakan kontak,” ujarnya.

Pelatihan Tenaga Tracer yang dilakukan TNI selama dua hari terhitung mulai tanggal 4 hingga 5 Agustus 2021 adalah salah satu upaya yang sedang dilaksanakan oleh TNI, Polri, Kemenkes RI dan BNPB untuk menekan laju penambahan kasus positif melalui upaya menemukan kasus konfirmasi kemudian segera ditangani, sehingga menghindari terjadinya penularan yang lebih luas.

Beberapa materi yang dilatihkan antara lain konsep dasar pelacakan kontak, isolasi dan karantina, alur koordinasi pelacakan kontak, Aplikasi Silacak dan InaRisk dan pencatatan serta pelaporan tracing. (****)

Berita Terkait

Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H MUI
Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi pada HUT ke-62: Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Maju
Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026
Aparat Gabungan TNI Bersama RSUD Mulia dan PMI Kab Puncak Jaya Evakuasi Pengungsi Korban Penembakan KKB di Distrik Sinak
Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga
Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah
Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman: Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Rakorniskum TNI 2026: Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:08 WIB

Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H MUI

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WIB

Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi pada HUT ke-62: Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Maju

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:33 WIB

Aparat Gabungan TNI Bersama RSUD Mulia dan PMI Kab Puncak Jaya Evakuasi Pengungsi Korban Penembakan KKB di Distrik Sinak

Rabu, 15 April 2026 - 13:11 WIB

Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga

Selasa, 14 April 2026 - 15:13 WIB

Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman: Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih

Selasa, 14 April 2026 - 13:50 WIB

Rakorniskum TNI 2026: Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI

Selasa, 14 April 2026 - 11:04 WIB

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM: TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi

Berita Terbaru