AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Panglima TNI : Ulama dan Umaro Miliki Peran Strategis Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Kamis, 14 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat berdialog interaktif dengan warga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat berdialog interaktif dengan warga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama

Banyuwangi, SemeruPost – Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Umaro harus saling bersatu karena Ulama dan Umaro serta Tokoh Agama memiliki peran sangat strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat berdialog interaktif dengan warga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/10/2021).

Turut serta dalam dialog tersebut yaitu Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen, Bupati Banyuwangi Ibu Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Ketua PCNU H. Mohammad Ali Makki Zaini.

Di hadapan warga PCNU, Panglima TNI mengatakan bahwa menurut salah satu sumber bahwa Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara ekonomi terbesar nomor empat di dunia. Namun persyaratannya adalah persatuan dan kesatuan harus dijaga, karena stabilitas keamanan juga penting, sumber daya alam dan sumber daya manusia harus disiapkan.

“Oleh sebab itu, untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045, sumber daya manusianya harus dijaga jangan sampai ada yang kenal narkoba. Itulah pentingnya Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Umaro untuk menjaga dan menyiapkan sumber daya manusia,” ujarnya.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa baru saja Indonesia mendapatkan cobaan yang sangat berat yaitu pandemi Covid-19, di mana bulan Juli dan Agustus yang sangat berat kasusnya naik yaitu jumlah kematian naik. “Saya dengan bapak Kapolri atas perintah bapak Presiden membantu pemerintah daerah untuk segera mengendalikan Covid-19 dan Alhamdulillah saat ini Indonesia trend kasus Covid-19 sudah menurun,” ungkapnya.

Menurut Panglima TNI, Banyuwangi kasus konfirmasi Covid-19 sudah turun dan positifity nya sudah turun di bawah 5% dari ketentuan WHO. Artinya bahwa infeksi yang terjadi di masyarakat itu sudah kecil, kematian juga sudah terus menurun dan juga angka kesembuhan juga naik. Ini semua berkat kebersamaan kita antara Ulama, Tokoh Masyarakat dan Umaro.

“Kuncinya adalah kedisiplinan, Sami’na Wa Atho’na. Jadi apa yang harus kita lakukan itu harus benar-benar kita disiplin kami dengar dan kami taat. Untuk melakukan, dan peran-peran dari Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sangatlah penting, dengan cara mematuhi protokol kesehatan 3M, 3T dan sekarang kita melaksanakan vaksinasi,” kata Panglima TNI.

Untuk itu, lanjut Panglima TNI bahwa pada kondisi yang bagus ini, mari bersama-sama untuk menyamakan langkah, ritme, untuk menjaga agar tidak terjadi ledakan kasus lagi, karena masih ada ancaman ancaman dari luar sana, ada virus yang namanya Lamda, ada yang namanya Mu. Sehingga kalau datang virus yang lain kita sudah tidak terasa dan kita sudah memiliki kekebalan.

“Dengan catatan bahwa kita harus divaksin baik dosis 1 maupun dosis 2 dan terus terang kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Para Ulama, Lintas Agama lainnya atas suksesnya pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banyuwangi ini. Tanpa adanya bantuan bapak-bapak dan ibu sekalian tentunya pelaksanaan vaksinasi, pelaksanaan protokol Kesehatan tidak akan bisa berhasil dan bisa kita rasakan sampai dengan hari ini,” tandasnya. (****)

Berita Terkait

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang
Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang
Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Berita Terbaru