AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Polres Mojokerto Dalami Motif Bunuh Diri Mahasiswi Universitas Brawijaya

Sabtu, 4 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dari Polda Jatim dan Polres saat ini sedang melakukan pendalaman dan investigasi terhadap informasi yang berkembang

Tim dari Polda Jatim dan Polres saat ini sedang melakukan pendalaman dan investigasi terhadap informasi yang berkembang

Mojokerto, SemeruPost – Kasus kematian seorang mahasiswi Novia Widyasari Rahayu (23) warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang meninggal bunuh diri di samping pusara makam ayahnya mendapat atensi serius dari pihak Kepolisian.

Perihal dengan penyebab bunuh diri mahasiswi Universitas Brawijaya itu masih mengganjal. Semula, ia diduga melakukan bunuh diri karena depresi teringat mendiang ayahnya. Namun, belakangan beredar ia diduga bunuh diri karena persoalan asmara dengan oknum anggota Polisi berinisial RB.

Inisial RB ini Polisi berpangkat Bripda dan berdinas di Polres Pasuruan.

Hal itu disampaikan Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si. saat ditemui wartawan mengatakan, telah berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Polres Pasuruan terkait dengan kebenaran oknum Polisi tersebut.

“Berkaitan dengan inisial RB anggota Polres Pasuruan itu betul. Tim dari Polda Jatim dan Polres saat ini sedang melakukan pendalaman dan investigasi terhadap informasi yang berkembang saat ini,” katanya, Sabtu (4/12/2022).

Namun, AKBP Apip belum bisa memastikan status hubungan antara korban dengan oknum anggota Polisi itu.

“Kami akan dalami berkaitan dengan informasi yang beredar bahwa keduanya ada hubungan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan muda, Novia Widyasari Rahayu (23), warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal di makam desa setempat, Kamis (2/12/2022) sore.

Diduga, korban bunuh diri dengan akibat menenggak racun. Ini karena di dekat lokasi ditemukan cairan seperti teh dengan bau menyengat, yang diduga racun.

Kemudian, kasus kematian ini menjadi perbincangan di jagat media sosial. Pada Sabtu (4/12/2021) pagi, di Twitter dengan hastag #SAVENOVIWIDYASARI menjadi trending di Indonesia dengan 2.469 tweet. (**)

Berita Terkait

Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan
Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo
De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi
Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69
Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan
Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire
Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum
TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata di Tembagapura

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:12 WIB

Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:04 WIB

Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69

Sabtu, 18 April 2026 - 09:55 WIB

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:20 WIB

Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:08 WIB

Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WIB

TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata di Tembagapura

Berita Terbaru