AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Kapusjianstralitbang TNI : TNI Perlu Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional Yang Modern dan Handal

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD (Focus Group Discussion) tentang Membangun Sistem Pertahanan Udara guna Menghadapi Perkembangan Ancaman Udara dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI

FGD (Focus Group Discussion) tentang Membangun Sistem Pertahanan Udara guna Menghadapi Perkembangan Ancaman Udara dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI

Jakarta, SemeruPost – Tugas yang akan dihadapi TNI di masa depan akan semakin berat dan kompleks, maka TNI perlu membangun pertahanan udara yang modern, handal dan dapat menghadapi berbagai perkembangan ancaman udara pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pengkajian Strategis, Penelitian dan Pengembangan (Kapusjianstralitbang) TNI Mayjen TNI Agape Zacharia R. Dondokambey, S.E., M.Han. Saat membuka FGD (Focus Group Discussion) tentang Membangun Sistem Pertahanan Udara guna Menghadapi Perkembangan Ancaman Udara dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI, bertempat di Auditorium Pusjianstralitbang TNI, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022).

Kapusjianstralitbang TNI mengatakan bahwa dihadapkan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis global, terdapat tantangan yang besar bagi sistem pertahanan udara TNI. “Tantangan tersebut adalah adanya perkembangan karakteristik ancaman udara saat ini, selain ancaman konvensional kita mengenal adanya ancaman hibryda, sehingga perlu menyesuaikan kemampuan kita dengan kondisi saat ini,” ucapnya.

Menurutnya, pembangunan sistem pertahanan udara TNI yang handal merupakan konsekuensi logis untuk mewujudkan TNI yang kuat. Namun hingga saat ini unsur-unsur pertahanan udara TNI sebagai penyelenggara pertahanan terpadu atas wilayah udara nasional belum seluruhnya terintegrasi dalam suatu sistem yang baik. “Sehingga operasi pertahanan udara yang mempunyai kesatuan sistem komando, pemusatan kekuatan dan desentralisasi belum diwujudkan secara optimal,” katanya.

Pada FGD ini, Kapusjianstralitbang TNI berharap dapat menjawab pokok-pokok permasalahan dari konsep kajian OMP dengan tema Sishanud TNI, sehingga hasilnya dapat bermanfaat dan mendukung dalam pembuatan kajian untuk menghasilkan saran kepada komando atas tentang strategi TNI dalam rangka membangun sistem pertahanan udara.

Sebagai Narasumber pada FGD kali ini yaitu Kas Koopsudnas Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M. (membangun Sishanud guna menghadapi ancaman udara dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI), Ksd Sunjakbang Hanneg Ditjakstrahan Kemhan RI Kolonel Laut (P) Dr. Sugeng Suryanto, S.A.P., M.A.P. (kebijakan strategis pertahanan penguatan sistem pertahanan Udara TNI AU) dan Ksd Binsiapsat dan Alutsista Sdirsen, Pussenarhanud TNI AD Kolonel Arh M. Hasyim L, S.E., M.M., M,Sc. (gelar & interoperability Alutsista Hanud TNI AD dalam menghadapi perkembangan ancaman udara).

Turut hadir pada acara tersebut, Waka Pusjianstralitbang TNI Marsma TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., M.A., Dirjianstra Laksma TNI Joni Sudiyanto, dan Dirlitbang Brigjen TNI Eko Setiawan Airlangga.

Autentikasi: a.n. Kabidpenum, Kasubbid Opini Bidpenum Puspen TNI
Letkol Laut (KH) Bazisokhi Gea, S.Pd., M.A.P.

Berita Terkait

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang
TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin
TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari
TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang
TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan
Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Misi PBB Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 13 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palangkaraya
Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:53 WIB

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang

Rabu, 4 November 2026 - 22:46 WIB

TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Rabu, 4 November 2026 - 22:41 WIB

TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang

Selasa, 3 November 2026 - 11:47 WIB

TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 13 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palangkaraya

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIB

Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI

Senin, 2 November 2026 - 11:22 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl

Berita Terbaru

TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang

News

TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:43 WIB

Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam

News

TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:47 WIB