AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Mesin Pengolah Sampah Inovasi Pangdam III/Siliwangi Diburu Para Pelaku Usaha

Selasa, 4 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo lakukan peninjauan Kawasan Pengolahan Plastik di Jl. Pasir Panjang No. 122 Desa Cilampeni

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo lakukan peninjauan Kawasan Pengolahan Plastik di Jl. Pasir Panjang No. 122 Desa Cilampeni

Jakarta, SemeruPost – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo lakukan peninjauan Kawasan Pengolahan Plastik di Jl. Pasir Panjang No. 122 Desa Cilampeni Kecamatan Katapang, Kab. Bandung, Selasa (4/4/2023).

Kawasan Pengolahan Plastik merupakan kawasan yang mendaur ulang limbah plastik yang selama ini menjadi suatu permasalahan yang kerap membuat kumuh suatu lingkungan.

Grup Amerta Cakra Lestari (Rekanan PT Nawasena Bumi Abadi dan Puskop Kartika Siliwangi) dalam pengolahan limbah plastik memanfaatkan inovasi Kodam III/Slw yang pernah dilaunching oleh Pangdam III/Slw di Kab. Bandung Jawa Barat yang dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan sejumlah pemangku kepentingan.

Direktur Operasional Amerta Cakra Lestari Surya Suhendy mengatakan spesifikasi mesin pencucian daur ulang limbah plastik 1 unit mesin rajang basah,1 unit bak rendam plastik sebelum dicuci,1 set mesin cuci plastik hak cipta,1 unit spinner dan 1 unit mesin pengering.

Mesin pencucian daur ulang limbah plastik merupakan inovasi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo beserta tim Bapak Indra sudah ada paten hak cipta, mesin ini menggunakan desinfektan yang dapat dinetralisir sehingga tidak mencemari lingkungan.

Selama ini pencucian plastik menggunakan media sabun/detergen yang tidak dapat dinetralisir sehingga dapat mencemari lingkungan. Sementara dengan Mesin pencucian daur ulang limbah plastik ini menggunakan desinfektan yang dapat membunuh bakteri, fungi, virus serta dapat menetralisir air pencucian, air pencucian tersebut walaupun diisi ikan tetap hidup seperti biasa.

Plastik hasil olahan mesin tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan bijih plastik dengan kapasitas pencucian 500 kg per jam .

Selain meninjau kawasan pengolahan limbah plastik, Pangdam juga meninjau pemanfaatan mesin pengolah limbah sampah menjadi briket (mesin pencetak briket) di Kp. Ciburahol Desa Raja Mandala Kec. Cipatat Kab. Bandung Barat.

Masih dikatakan Surya mesin pencetak briket digunakan untuk mencetak sampah yang telah dicacah/dipotong dengan sistem press sehingga bisa digunakan untuk menjadi bahan bakar baru.

Dijelaskannya juga, sebelum limbah sampah dimasukkan ke dalam mesin pencetak briket terlebih dahulu limbah sampah tersebut diolah oleh Mesin Pencacah. Mesin pencacah ini dengan kapasitas 1 unit mesin pencacah mampu mengolah sampah 1.5 ton per jam.

Hasil cacahan dari mesin pengolah sampah ini dimasukkan ke dalam mesin pengolah briket dengan terlebih dahulu sampah rumah tangga yang sudah dicacah dengan mesin pencacah, ditambah aditif dan perekat dari singkong selanjutnya dicetak menjadi briket bahan bakar sebagai co-firing (pendamping) batu bara sehingga dapat menjadi solusi menindak lanjuti permasalahan sampah rumah tangga yang selama ini belum bisa diselesaikan. Briket bahan bakar tersebut setelah digunakan tidak meninggalkan residu yang berbahaya. Panas yang dihasilkan dari pembakaran briket dapat mencapai suhu 900 derajat celcius.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam III/Slw atas inovasi mesin pengolah sampah sehingga dengan kehadiran mesin ini, selain meningkatkan usaha saya dalam mengelola limbah plastik maupun limbah lainnya juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” sambungnya.

Surya berharap Pangdam III/Slw terus melakukan inovasi-inovasi terutama inovasi teknologi terapan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi Pangdam III/Slw, Asrendam, Asops, Aster Kasdam III/Slw, Kazidam, Kapendam, Dandenmadam III/Slw, serta Dandim 0618/Kota Bandung. (Dispenad)

Berita Terkait

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang
Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang
Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Berita Terbaru