AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Warga Masih Kesulitan Air Bersih, Politisi PKB Sebut Bupati Situbondo Tak ada Niat Membangun

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SemeruPost SITUBONDO – Anggota DPRD Situbondo Fraksi PKB Johantono mengaku sangat miris melihat kondisi kekurangan air di sebuah dusun di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa l, Kabupaten Situbondo, Jatim karena sudah menjadi isu nasional dan diliput salah satu stasiun televisi swasta.

Menurutnya, Krisi kesulitan air bersih di Kabupaten Situbondo seharusnya tak lagi dirasakan masyarakat desa yang tiap tahun terdampak kekeringan mengingat Situbondo memiliki anggaran Rp2 trilliun.

“Kabupaten Situbondo saat ini memiliki anggran Rp2 triliun, sebenarnya jika Pemerintah Daerah punya itikad membangun sumur bor misalnya di daerah yang selama ini kekurangan air, Krisi kekurangan air seharusnya sudah tidak lagi ada di Kabupaten kita ini soalnya anggaran kita sudah melebihi dari cukup untuk itu,”ucap Johantono.

Politisi PKB itupun menyampaikan potensi air di Situbondo sebenarnya luar biasa hanya kontol dan pengawasan terhadap sumur – sumur Bor yang ada didaerah terdampak tidak pernah dilakukan dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

“Masalah besarnya memang Pemerintah Daerah sendiri tidak turun lalu kemudian tidak memberikan bantuan, Coba dicek itu berapa Sumur Bor yang sudah dibangun, baik itu dibangun oleh Dinas atau Pemerintah Provinsi mengalir atau tidak, jika tidak ada ya dibangun,” ungkapnya

Johantono mencontohkan dua dusun di Curah Tatal yakni Cobbuk dan Mindi yang sebenarnya bisa dibangun sumur bor oleh Pemerintah Daerah, terlebih desa yang kini sudah ditayangkan ditelevisi Nasional itu merupakan tanah kelahiran Bupati Situbondo Karna Suswandi (Limbad/Joe)

Berita Terkait

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl
Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026
DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:31 WIB

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

Minggu, 1 November 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026

Berita Terbaru