AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Aksi Tembakan Munisi Tajam Terintegrasi Pukau Delegasi Asing dalam Super Garuda Shield 2024

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi atau Combined Arms Live Fires Exercise (CALFEX) yang dilakukan pasukan gabungan Multinasional

Aksi Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi atau Combined Arms Live Fires Exercise (CALFEX) yang dilakukan pasukan gabungan Multinasional

Situbondo, SemeruPost – Aksi Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi atau Combined Arms Live Fires Exercise (CALFEX) yang dilakukan pasukan gabungan Multinasional beserta Alutsistanya dalam puncak latihan Super Garuda Shield 2024 berhasil memukau tim penilai dan pemantau delegasi asing yang turut hadir menyaksikan secara langsung di Titik Tinjau (T12) Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo Jawa Timur, Sabtu (6/9/2024).

Latihan puncak CALFEX Super Garuda Shield yang melibatkan ratusan pasukan Multinasional ini dipimpin langsung Komandan Kodiklat TNI Laksamana Madya TNI Maman Firmansyah yang juga bertindak selaku Direktur Latihan

Dihadapan awak media, Laksdya TNI Maman Firmansyah mengungkapkan bahwa Latihan Puncak CALFEX Super Garuda Shield 2024 ini utamanya bertujuan untuk memvalidasi kemampuan komandan lapangan dalam rangka merencanakan dan memimpin tembakan langsung secara taktis, aman, dan realistis, serta menerapkan prinsip-prinsip taktik manuver dalam lingkungan pertempuran.

Dirinya menyebut personel yang terlibat dalam latihan CALFEX ini berjumlah 880 personel yang terdiri dari pasukan multinasional gabungan TNI, Amerika, Australia, Singapura, Inggris dan Jepang.

Adapun persenjataan dan Alutsista yang digunakan dari pihak TNI terdiri dari dua unit Multiple Launch Rocket System (MLRS) Astros, dua unit MLRS Vampire, tiga unit Howitzer 105 mm, dua unit jet tempur Tucano, dua unit jet tempur F16, 2 unit heli Caracal, satu MI 17, satu unit heli Panther serta satu unit pesawat tanpa awak Scan eagle.

Sedangkan Amerika Serikat mengerahkan dua unit Himars, 3 unit meriam Howitzer 105 mm, satu pesawat intai tanpa awak P8 Poseidon, dua unit helikopter tempur UH-60 Black Hawk serta dua unit helikopter Chinook.

Pertunjukan CALFEX diawali dengan dua pesawat intai tanpa awak scan eagle milik TNI dan P8 Poseidon milik AS yang terbang di wilayah udara musuh untuk mendapatkan peta kekuatan serta lokasi persenjataan musuh. Kedua drone ini kemudian mengirimkan data dan titik lokasi musuh kepada pihak pasukan artileri gabungan yang kemudian melaksanakan tembakan roket terintegrasi dari Artileri HIMARS, Astros serta Howitzer 105 mm untuk meledakkan persenjataan musuh.

Untuk mendapatkan efek maksimal dari serangan artileri, dilaksanakan pula bantuan serangan udara dari empat jet tempur TNI AU yang menembakkan roket tepat di jantung pertahanan musuh.

Pasca serangan udara dan artileri yang berhasil melumpuhkan pertahanan musuh, dilanjutkan dengan penyerbuan, penerobosan, dan perebutan sasaran musuh oleh pasukan infantri Multinasional gabungan.

Dalam latihan ini disimulasikan pula operasi Combat Search and Rescue (CSAR) atau operasi pencarian dan pertolongan tempur terhadap pasukan infantri yang menjadi korban dari pihak musuh. Dua heli tempur TNI, yakni Caracal dan Panther melaksanakan pendaratan di medan pertempuran yang tengah berkecamuk untuk mengevakuasi korban.

#tniprima
#profesional
#responsif
#inovatif
#modern
#adaptif
#sgs24

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Cba Tedi Rudianto

Berita Terkait

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl
Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026
DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:31 WIB

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

Minggu, 1 November 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026

Berita Terbaru