AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Upacara Kesaktian Pancasila di Museum Ahmad Yani: Mengenang Jasa Pahlawan dan Meneguhkan Nilai Kebangsaan

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Kota Jakarta Pusat berlangsung dengan khidmat pada Selasa, 1 Oktober 2024

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Kota Jakarta Pusat berlangsung dengan khidmat pada Selasa, 1 Oktober 2024

Jakarta, SemeruPost – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Kota Jakarta Pusat berlangsung dengan khidmat pada Selasa, 1 Oktober 2024, bertempat di Museum Jenderal Ahmad Yani. Museum ini, yang dulunya bernama Sasmita Loka Pahlawan Revolusi Ahmad Yani, diresmikan kembali pada 5 November 2008 dan menjadi simbol peringatan terhadap jasa para Pahlawan Revolusi.

Dalam upacara ini sejumlah pejabat penting, termasuk Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, S.Sos., M.AP., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Ia didampingi oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., dan Dandim 0501/JP Kolonel Inf Bangun I.E. Siregar, S.H., MIPOL.

Upacara ini juga dihadiri oleh keluarga besar para Pahlawan Revolusi, termasuk keluarga Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani, Letjen (Anumerta) M.T. Haryono, dan Aipda (Anumerta) Karel Sadsuitubun. Kehadiran mereka menambah suasana khidmat, sekaligus menjadi pengingat akan pengorbanan besar yang telah mereka lakukan demi tegaknya ideologi Pancasila di tengah ancaman pemberontakan. Amelia Yani, putri ketiga dari Jenderal Ahmad Yani, turut menyampaikan puisi berjudul “Suara dari Keabadian” sebuah penghormatan untuk sang ayah dan pahlawan lainnya.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menekankan pentingnya peringatan Kesaktian Pancasila sebagai sarana untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. “Peristiwa G30S/PKI yang terjadi tepat pada 1 Oktober, tidak hanya menjadi catatan sejarah dalam buku, tetapi sebuah kenyataan yang sangat dekat dengan kita. Hari ini kita memperingati bukan hanya untuk mengingat, tetapi untuk meneguhkan kembali bahwa Pancasila adalah Dasar Negara yang harus terus kita pegang erat,” ujar Dhany di Museum Jenderal Ahmad Yani, Selasa (1/10/2024).

Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombespol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa upacara ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta, terutama pelajar, untuk merasakan langsung nuansa sejarah yang ada. “Dengan melaksanakan upacara di Museum Ahmad Yani, peserta upacara dapat benar-benar merasakan bagaimana peristiwa ini terjadi, sehingga menjadi pembelajaran penting bagi kita semua agar sejarah tidak terulang,” tuturnya di lokasi yang sama.

Malam sebelum upacara, telah dilaksanakan pengajian bersama keluarga besar pahlawan revolusi dan masyarakat sekitar sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para Pahlawan. Pengajian ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang menekankan pentingnya mengenang jasa-jasa pahlawan dalam suasana yang lebih religius dan penuh kesyahduan. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan kesadaran akan besarnya pengorbanan para pahlawan bagi bangsa dan negara.

Setelah upacara, rombongan peserta upacara akan melanjutkan dengan prosesi tabur bunga di dua lokasi bersejarah, yaitu di tempat gugurnya Mayor Jenderal (Anumerta) M.T. Haryono dan Aipda (Anumerta) Karel Sadsuitubun. Prosesi tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan langsung kepada para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa tersebut, serta sebagai simbol pengingat bagi generasi muda akan nilai-nilai kepahlawanan.

Upacara ini juga diharapkan dapat menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta, terutama generasi muda, untuk memahami arti penting dari Pancasila dan menjaga keutuhannya. Melalui peringatan di tempat yang sangat bersejarah ini, semangat dan jiwa pengabdian para pahlawan revolusi diabadikan agar terus hidup dalam ingatan bangsa Indonesia.

Kehadiran keluarga besar para pahlawan revolusi dan prosesi tabur bunga menegaskan bahwa peristiwa G30S/PKI tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga sebuah pelajaran yang harus dijadikan pedoman dalam menjaga kesatuan bangsa. Upacara ini bukan hanya memperingati pengorbanan, tetapi juga memperkuat kembali kesadaran bahwa Pancasila adalah landasan negara yang harus terus dijaga dan dipertahankan. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Berita Terkait

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan
TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan
Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo Ditemukan, TNI Tuntaskan Evakuasi Korban Helikopter Mi-17V5
Kodim 1714/Puncak Jaya Sinergi Polri dan Pemda Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Agalomuni
Negara Hadir untuk Keluarga Prajurit, Panglima TNI Pastikan Hak Ahli Waris Terpenuhi
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah yang Gugur dalam Misi Kemanusiaan Penanganan Karhutla
Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang
TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:10 WIB

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan

Jumat, 6 November 2026 - 23:04 WIB

TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo Ditemukan, TNI Tuntaskan Evakuasi Korban Helikopter Mi-17V5

Jumat, 6 November 2026 - 12:17 WIB

Kodim 1714/Puncak Jaya Sinergi Polri dan Pemda Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Agalomuni

Kamis, 5 November 2026 - 20:56 WIB

Negara Hadir untuk Keluarga Prajurit, Panglima TNI Pastikan Hak Ahli Waris Terpenuhi

Rabu, 4 November 2026 - 22:53 WIB

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang

Rabu, 4 November 2026 - 22:46 WIB

TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Rabu, 4 November 2026 - 22:41 WIB

TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari

Berita Terbaru