AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Ampera Gelar Sarasehan untuk Dukung Keadilan dan Kesejahteraan Nelayan Indonesia

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMERUPOST, Jakarta – Relawan Angkatan Muda Prabowo (Ampera) menggelar sarasehan dengan tema “Penangkapan Ikan Terukur Harus Memberikan Keadilan dan Kesejahteraan Nelayan”, pada Jumat, 10 Januari 2025, di Kumpul JKT Tebet, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah yang menolak program VMS. Ampera berinisiatif untuk membahas berbagai kekhawatiran yang dihadapi nelayan terkait kebijakan ini.

Acara ini dihadiri oleh: Makbul Ramadhani (Ketua Umum Relawan Angkatan Muda Prabowo), Karim Muhammad (Dewan Pakar Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia), Hendra Wiguna (Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia), Halwani (Ketua Umum Nelayan Tepian Negeri), Budi Santoso (Komunitas Perikanan Tulungagung), Muhammad Jefry (Komunitas Nelayan Pulau Sembilan Sinjai), serta para pemuda pegiat kemaritiman.


Pembahasan sarasehan ini berfokus pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur (PIT), terutama mengenai zonasi dan kuota nelayan kecil. Beberapa isu utama yang diangkat yaitu pertama akses laut terbatas hingga 12 mil yang dinilai tidak cukup untuk mendukung aktivitas nelayan kecil. kedua, Vessel Monitoring System (VMS), yang dianggap memberatkan karena biaya pemasangan dan pemeliharaan yang tinggi (15 hingga 20 juta), di tengah kesulitan ekonomi nelayan. Ketiga, BBM 1 Harga, meskipun sudah ada kebijakan penyamaan harga BBM, penerapannya di lapangan masih belum optimal, menyulitkan nelayan.

Para peserta sepakat untuk mendorong pemerintah, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk meninjau kembali peraturan terkait PIT dan penggunaan VMS, serta melibatkan nelayan dalam pembahasan kebijakan ini. Hal ini diharapkan agar kebijakan yang diambil lebih berpihak pada kebutuhan dan keberlanjutan kehidupan nelayan kecil. Serta meminta pemerintah memastikan distribusi BBM 1 Harga dengan penegakan kebijakan yang konsisten.

Sebagai langkah selanjutnya, Ampera dan komunitas nelayan akan menyampaikan hasil sarasehan ini kepada pemerintah untuk pertimbangan lebih lanjut. “Kami berharap kebijakan yang diambil dapat memberikan perhatian lebih pada nelayan kecil, dengan tujuan untuk kesejahteraan mereka di seluruh Indonesia. Ini juga sejalan dengan prinsip yang sering disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, bahwa kebijakan harus berpihak kepada rakyat kecil”.
Ucap Makbul Ramadhani Ketua Umum Relawan Ampera, Direktur Maritim Research Institute, Lulusan Magister Keamanan Maritim Universitas Pertahanan.
Dilansir oleh Semerupost. (BRB)

 

Berita Terkait

MPLS Sekolah Angkasa Lanud Sjamsudin Noor Diwarnai Keceriaan dan Semangat Belajar
Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan
Bangkitkan Semangat Belajar dengan Wajah Baru
Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo
De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi
Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69
Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan
Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:57 WIB

MPLS Sekolah Angkasa Lanud Sjamsudin Noor Diwarnai Keceriaan dan Semangat Belajar

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:12 WIB

Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:15 WIB

Bangkitkan Semangat Belajar dengan Wajah Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:04 WIB

Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69

Sabtu, 18 April 2026 - 09:55 WIB

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:20 WIB

Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire

Berita Terbaru