AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

TNI Kecam Keras Kekejaman OPM Terhadap Warga Sipil di Papua

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Jakarta, SemeruPost Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. OPM menyerang guru, tenaga kesehatan, dan pendulang emas secara brutal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan fasilitas umum.

Aksi kekejaman OPM terjadi pada 21 Maret 2025 di Distrik Anggruk. Kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak menyerang para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di pedalaman. Akibat aksi biadab tersebut, satu orang meninggal dunia, enam luka-luka, dan bangunan sekolah serta rumah guru dibakar. Sebanyak 42 orang berhasil dievakuasi ke Jayapura oleh TNI.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M., mengecam keras aksi keji gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyerang dan membakar para guru serta Tenaga Kesehatan (Nakes) di Distrik Anggruk, hal itu sampaikan Pangdam saat menjenguk para korban yang kini dirawat di Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI), Jayapura, Senin (24/3/2025) lalu.

Rentetan kekejaman OPM tak berhenti sampai di sana. Pada 8 April 2025, gerombolan OPM kembali melancarkan serangan brutal terhadap warga sipil yang berprofesi sebagai pendulang emas. Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat HAM dan kejahatan kemanusiaan, serta menepis berita Hoax yang menyebut para korban sebagai prajurit TNI.

“Propaganda yang disebarkan oleh OPM dan simpatisannya, yang menyebut korban adalah prajurit TNI, merupakan upaya manipulasi informasi untuk membenarkan tindakan brutal mereka. Padahal, yang menjadi korban adalah warga sipil tak bersalah,” tegas Kapuspen TNI.

TNI menegaskan bahwa kekejaman ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. TNI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengejar para pelaku, memulihkan keamanan, serta memastikan perlindungan terhadap seluruh warga. TNI akan senantiasa hadir bersama rakyat dalam menjaga stabilitas nasional dan tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Berita Terkait

Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan
Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo
De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi
Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69
Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan
Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire
Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum
TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata di Tembagapura

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:12 WIB

Merasa Dijebak dan Diperdaya, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Film ‘Pesta Babi’ Dihentikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan Delapan Pendulang Emas di Yahukimo

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

De Mantap Soroti Polisi Diduga Menjadi Broker Proyek Ijon Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:04 WIB

Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69

Sabtu, 18 April 2026 - 09:55 WIB

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:20 WIB

Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua Tindak Tegas Anggota OPM di Nabire

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:08 WIB

Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WIB

TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata di Tembagapura

Berita Terbaru