Pesisir Selatan, SemeruPost – Camat Basa Ampek Balai Tapan, Syamwil, S.STP., M.M., mengarahkan agar kegiatan adat Ketapat Gadang di Nagari Tapan dapat menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh kaum, pemuka adat, tokoh masyarakat, dan sanak keponakan.
Kegiatan adat ini diharapkan dapat melestarikan tradisi dan memperkenalkan kepada generasi muda tentang rutinitas Ketapat Gadang. “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi acara adat biasa, tapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkenalkan budaya kita kepada generasi muda,” ujar Camat Syamwil.
Pada tahun ini, tokoh adat meminta partisipasi pemerintah nagari untuk membawa 1 jamba dalam kegiatan Ketapat Gadang, sehingga acara ini dapat lebih semarak. Camat Syamwil mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kegiatan adat ini dapat terus dilestarikan.
Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua KAN Tapan Agusli MS Pm Sangguno Dirajo, Sehubungan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, masyarakat Nagari Tapan akan mengadakan kegiatan ziarah ke pendam nenek moyang (Pai Tepat Gadang Tapan) di Tepat Gadang Tapan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali adat nagari Tapan dan mempererat tali silaturahmi.
Setiap nagari di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan Ranah Ampek Hulu Tapan diminta untuk menyediakan jamba (hidangan) dalam kegiatan ini. Penghargaan/hadiah akan diberikan kepada jamba terbaik oleh pemerintah nagari.
“Semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan melestarikan adat nagari Tapan,” ujar Ketua KAN Tapan, tutupnya. (*)
















