AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua

Menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua

Timika, SemeruPost – Menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua, Koops TNI Habema memandang perlu menyampaikan keterangan resmi guna memberikan pemahaman yang utuh.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua kejadian berbeda yang terjadi pada tanggal 14 April 2026 di lokasi yang berbeda. Oleh karena itu, kedua peristiwa tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai satu rangkaian kejadian yang saling berkaitan.

Kronologi Kejadian Pertama: Kampung Kembru

Kejadian pertama terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Papua. Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, prajurit TNI melaksanakan patroli dan pengecekan.

Saat tiba di lokasi, tim mendapat tembakan dari kelompok bersenjata sehingga terjadi kontak tembak. Dalam peristiwa ini, empat orang dari kelompok bersenjata OPM dinyatakan meninggal dunia. Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
– Persenjataan: 2 pucuk senjata rakitan, 1 pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, serta 1 selongsong peluru.
– Senjata Tradisional & Tajam: Busur dan anak panah, parang, kapak, pedang, serta pisau.
– Alat Komunikasi: Beberapa unit telepon genggam dan handy talky (HT).
– Atribut & Dokumen: Bendera OPM, dokumen identitas, serta perlengkapan pribadi lainnya.

Kronologi Kejadian Kedua: Kampung Jigiunggi

Sementara itu, kejadian kedua juga terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Jigiunggi, Papua. Aparat TNI menerima laporan dari Kepala Kampung, Venius Walia, mengenai seorang warga (anak-anak) yang meninggal dunia dengan luka tembak. TNI segera melakukan pengecekan dan mengonfirmasi adanya korban tersebut. Namun, hingga saat ini, pendalaman dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Pernyataan Resmi TNI

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf. Wirya Arthadiguna, memberikan penegasan terkait situasi tersebut:
“TNI menegaskan bahwa tidak ada aktivitas prajurit TNI di Kampung Jigiunggi saat peristiwa penembakan terhadap anak tersebut terjadi. Kedua peristiwa ini berlangsung di lokasi dan waktu yang berbeda, sehingga tidak saling berkaitan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “TNI berkomitmen untuk bertindak profesional, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkas Letkol Inf. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Sabtu (18 April 2026).

(Sumber: Koops TNI Habema)

Berita Terkait

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang
Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang
Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online
Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:23 WIB

TNI Semai 11 Ton Bahan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru