AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyatakan serangan yang menewaskan dan melukai warga di Distrik Sinak dan sekitarnya

Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyatakan serangan yang menewaskan dan melukai warga di Distrik Sinak dan sekitarnya

Timika, SemeruPost – Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyatakan serangan yang menewaskan dan melukai warga di Distrik Sinak dan sekitarnya dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), bukan aparat keamanan sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, Nemu Tabuni, usai mengikuti rapat koordinasi bersama DPRD, Polda Papua Tengah, dan Kogabwilhan III di Markas Kogabwilhan III, Timika, Sabtu (18/4/2026). “Memang kami juga terkejut, karena yang menjadi korban adalah masyarakat sendiri. Kami mengimbau agar ke depan tidak lagi terjadi tindakan kekerasan,” ujar Nemu kepada wartawan.

Dalam forum tersebut, Kogabwilhan III turut memaparkan sejumlah bukti yang menunjukkan keterlibatan KKB dalam serangan tersebut. Klarifikasi ini sekaligus menepis informasi yang menyebut aparat TNI sebagai pelaku.

Nemu juga mengajak seluruh pihak, termasuk kelompok bersenjata, untuk menghentikan kekerasan dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah agar masyarakat dapat hidup tenang dan aktivitas pendidikan kembali berjalan normal. “Kami berharap kekerasan dihentikan. Masyarakat butuh hidup damai, anak-anak harus kembali sekolah,” katanya.

Sementara itu, data lapangan menunjukkan adanya korban warga sipil akibat rangkaian kekerasan yang terjadi pada 14 April 2026 di wilayah Kampung Kembru, Distrik Sinak. Pada Sabtu (18/4/2026), tim medis mengevakuasi seorang warga bernama Etinus Walia (47), seorang gembala gereja dan petani, yang mengalami luka tembak di bagian lengan kiri. Korban dievakuasi dari Kampung Mewoluk ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan kronologi, korban diduga tertembak saat berada di lokasi kejadian ketika terjadi aksi penyerangan disertai tembakan yang tidak terarah oleh kelompok bersenjata. Insiden tersebut juga dilaporkan berkaitan dengan aksi pembakaran honai (rumah adat) warga di wilayah tersebut.

Tim Palang Merah Indonesia (PMI) menerima laporan pada pukul 10.00 WIT dan segera melakukan evakuasi. Korban tiba di RSUD Mulia pada sore hari dan langsung menjalani penanganan medis.

Analisis aparat menyebutkan, aksi penyerangan yang disertai tembakan membabi buta tersebut berpotensi meningkatkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak dan sekitarnya.

Sebelumnya, dilaporkan sejumlah warga Distrik Sinak menjadi korban jiwa dan luka-luka akibat serangan di permukiman. Aparat TNI yang datang untuk melakukan evakuasi disebut turut mendapat serangan dari kelompok bersenjata. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kini terus berkoordinasi untuk menstabilkan situasi serta memastikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah terdampak. (*)

Berita Terkait

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl
TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla Dimulai dari Masyarakat
Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI
TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl
Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:22 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl

Senin, 2 November 2026 - 11:15 WIB

TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan

Senin, 2 November 2026 - 11:10 WIB

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI

Senin, 2 November 2026 - 11:05 WIB

TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla Dimulai dari Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 10:59 WIB

Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

Minggu, 1 November 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Berita Terbaru

TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl)

News

TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan

Senin, 2 Nov 2026 - 11:15 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul

News

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI

Senin, 2 Nov 2026 - 11:10 WIB

Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial

News

Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI

Senin, 2 Nov 2026 - 10:59 WIB