AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koops TNI Habema menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut dan terus memberikan pendampingan serta bantuan

Koops TNI Habema menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut dan terus memberikan pendampingan serta bantuan

Lanny Jaya, SemeruPost – Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, setelah sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo merenggut nyawa seorang warga, Minggu (7/6/2026).

Koops TNI Habema menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut dan terus memberikan pendampingan serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Berdasarkan keterangan masyarakat yang dihimpun oleh personel Satgas dilapangkan, ledakan terjadi saat sekelompok warga dari Kampung Toemalo, Kampung Mbu, dan Kampung Wunabunggu sedang melakukan aktivitas mencari dan membakar kelapa hutan di kawasan bekas Markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya pimpinan Purom Okiman Wenda.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga setempat, Bapak Oga Kiwo, kepada Personel yang berjaga di Pos Keamanan. Setelah menerima laporan tersebut, personel pos segera melakukan observasi wilayah, membantu masyarakat, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Endite Wea (18 tahun), asal Kampung Mbu, dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di lokasi.

Menanggapi informasi yang beredar dan tuduhan adanya keterlibatan TNI dalam insiden tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat melakukan mediasi serta memberikan penjelasan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, dipastikan bahwa tidak ada aktivitas personel TNI di lokasi kejadian maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menjelaskan bahwa lokasi ledakan berada di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya kelompok Purom Okiman Wenda. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.

“Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata OPM yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya,” ujar Letkol Inf Wirya.

Masyarakat Distrik Melagi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan Personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pasca-kejadian serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar.

Hingga saat ini, Personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pendalaman dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan wilayah serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga.

(Sumber: Koops TNI Habema)

Berita Terkait

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl
TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla Dimulai dari Masyarakat
Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI
TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl
Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:22 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl

Senin, 2 November 2026 - 11:15 WIB

TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan

Senin, 2 November 2026 - 11:10 WIB

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI

Senin, 2 November 2026 - 11:05 WIB

TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla Dimulai dari Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 10:59 WIB

Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

Minggu, 1 November 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Berita Terbaru

TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl)

News

TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan

Senin, 2 Nov 2026 - 11:15 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul

News

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI

Senin, 2 Nov 2026 - 11:10 WIB

Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial

News

Kaster TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Wakaster TNI

Senin, 2 Nov 2026 - 10:59 WIB