AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Aksi Tanggap Pasukan Khusus AS Bantu Evakuasi Warga Mengalami Kecelakaan Tunggal

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

United States Special Operations Pasific (US SOCPAC) yang tengah berlatih bersama prajurit Komando Operasi Khusus TNI (Koopsus TNI) membantu mengevakuasi salah seorang warga

United States Special Operations Pasific (US SOCPAC) yang tengah berlatih bersama prajurit Komando Operasi Khusus TNI (Koopsus TNI) membantu mengevakuasi salah seorang warga

Situbondo, SemeruPost – Pasukan Khusus Pasifik Amerika Serikat atau United States Special Operations Pasific (US SOCPAC) yang tengah berlatih bersama prajurit Komando Operasi Khusus TNI (Koopsus TNI) membantu mengevakuasi salah seorang warga yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Banyuwangi – Situbondo, Selasa (3/9/2024).

Peristiwa kecelakaan tunggal yang dialami Lutfi Dwi (42) di jalan raya terjadi begitu cepat dengan kondisi mobil korban sudah dalam posisi terbalik. Tak selang beberapa lama, pasukan Khusus AS yang sedang melintas dengan sigap menolong korban yang sudah tak sadarkan diri.

Kemudian salah seorang prajurit AS menghubungi dr. Agung, tenaga medis dari Mabes TNI yang tengah diperbantukan dalam latihan bersama MIlitary to Military Conection Rider 24 (M2MC Rider 24) antara US SOCPAC dengan Koopsus TNI untuk berkoordinasi dengan RSUD Asembagus untuk mempersiapkan fasilitas IGD dengan harapan pasien cepat tertangani secara tatalaksana medis.

Selama perjalanan menuju RSUD Asembagus pasien ditangani oleh tim medis dari pihak pasukan khusus AS yang memang terlibat dalam latihan bersama tersebut.

Menurut dr. Agung, berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien mengalami perdarahan hebat bagian belakang kepala kiri dan langsung ditangani secara intensif di IGD RSUD Asembagus. Dirinya menambahkan, aksi cepat tanggap evakuasi korban kecelakaan oleh pasukan khusus AS ini telah menyelamatkan nyawa korban.

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Cba Tedi Rudianto

Berita Terkait

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang
TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin
TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari
TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang
TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan
Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Misi PBB Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 13 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palangkaraya
Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:53 WIB

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang

Rabu, 4 November 2026 - 22:46 WIB

TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Rabu, 4 November 2026 - 22:41 WIB

TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang

Selasa, 3 November 2026 - 11:47 WIB

TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 13 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palangkaraya

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIB

Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI

Senin, 2 November 2026 - 11:22 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl

Berita Terbaru

TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang

News

TNI dan BMKG Semai 2,4 Ton NaCl di Langit Palembang

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:43 WIB

Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam

News

TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:47 WIB