AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Heli Super Puma Dukung Evakuasi Dua Jenazah Teroris Poso

Rabu, 14 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat udara Heli Super Puma guna membantu evakuasi dua jenazah teroris MIT Poso yang tewas dalam penyergapan di Pegunungan Tokasa

Pesawat udara Heli Super Puma guna membantu evakuasi dua jenazah teroris MIT Poso yang tewas dalam penyergapan di Pegunungan Tokasa

Parimo, SemeruPost – Mencermati semakin sempitnya waktu dihadapkan dengan medan yang sulit serta ruang manuver udara yang sempit, Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabsus) Tricakti mendapatkan perkuatan Alutsista dari Komando Operasi Angkatan Udara II (Koopsau II) Makassar dengan mengirimkan satu unit pesawat udara Heli Super Puma guna membantu evakuasi dua jenazah teroris MIT (Mujahidin Indonesia Timur) Poso yang tewas dalam penyergapan di Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kec. Parigi Selatan, Kab. Parimo, Sulteng pada Minggu 11 Juli 2021.

Setelah melakukan berbagai analisa dan diskusi yang panjang, untuk mempercepat evakuasi dua jenazah tersebut, Pangkoopsgabsus Mayjen TNI Richard T.H Tampubolon melakukan koordinasi dengan Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo, untuk dapat memperkuat Alutsista yang dapat mempercepat pengangkatan jenazah dari dalam lembah di Pegunungan Tokasa.

Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo kemudian memerintahkan Dansatgasud Kolonel Pnb Vincentius Endy H.P, untuk segera mengirimkan Heli Super Puma untuk membantu evakuasi jenazah teroris MIT dari TKP.

Pada hari Rabu (14/7/2021) pukul 11.00 WITA, Heli Super Puma dengan Pilot Mayor Pnb Budiono berhasil landing di Kosatgas Tricakti lapangan Mayonif 714/SM Poso, dan langsung diambil short briefing yang dikoordinir Asops Koopsgabsus Tricakti Kolonel Inf Frans Yohanes Purba, didampingi Asintel Kolonel Inf M. Nasrullah Nasution, Katim Analis Kolonel Inf Bosco Haryo Yunasto, Wadansatgassus Letkol Inf Romel J. Wardhana serta Pilot dan Crew Heli Super Puma dan Heli Caracal.

Selanjutnya Wapangkoopsgabsus Brigjen TNI Rafael Granada Baay memberikan perintah operasi mekanisme evakuasi kepada seluruh personel yang terlibat pengangkatan jenazah. “Semoga cuaca clear siang ini, sehingga jenazah segera bisa kita angkat dari landing zone darurat yang disiapkan tim evakuasi darat,” ujarnya. (**)

Berita Terkait

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya
Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:46 WIB

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:47 WIB

Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:31 WIB

Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Berita Terbaru