AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Jemaah YA Sudah Memahami Perkara : Penahanan Berkaitan Kasus Pencabulan Anak

Rabu, 2 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjelasan terkait penahanan inisial YA diterima dan dimengerti oleh Jemaah lainnya. setelah massa dari murid YA mendatangi Polres Pamekasan

Penjelasan terkait penahanan inisial YA diterima dan dimengerti oleh Jemaah lainnya. setelah massa dari murid YA mendatangi Polres Pamekasan

Pamekasan, SemeruPost – Penjelasan terkait penahanan inisial YA diterima dan dimengerti oleh Jemaah lainnya. Hal ini dilakukan setelah massa dari murid YA berbondong-bondong mendatangi Polres Pamekasan Madura, pada Minggu (30/1/2022) malam, beberapa hari yang lalu.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Suhri, warga Desa Karang gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. Saat menyampaikan penjelasan itu, Suhri didampingi sejumlah tokoh masyarakat Sampang, salah satunya H. Gunjek.

Suhri menyampaikan, penanganan kasus yang dialami YA sudah sesuai prosedur. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Polres Pamekasan.

Ia juga menyampaikan kepada Polres Pamekasan atas sikap yang diambil oleh masyarakat dan telah mengganggu aktivitas proses penanganan kasus YA pada Minggu (30/1/2022) malam lalu.

Pada malam itu, ratusan jemaah YA mendatangi Polres Pamekasan dan meminta agar Habib yang aktif berdakwah di akun YouTube YA Official itu dibebaskan.

Namun, saat menyuarakan permintaan tersebut. Ratusan jemaah YA ini belum mengetahui kasus yang telah dialami gurunya tersebut. Setelah diberikan penjelasan oleh pihak Polres Pamekasan, terkait permasalahan yang dialami oleh YA, akhirnya masyarakat dapat mengerti dan memahami.

Pada malam itu juga, YA sudah ditangkap Polres Pamekasan dan dilakukan penahanan berkaitan dengan kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Kami sudah memahami atas perkara YA,” kata Suhri.

Usai penjelasan yang disampaikan Suhri diutarakan oleh perwakilan tokoh masyarakat, jemaah YA langsung pulang dari Polres Pamekasan. Saat ini, Polres Pamekasan sudah dalam keadaan kondusif dan sudah tidak ada lagi kerumunan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga
Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah
Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman: Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM: TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi
Babinsa Koramil Mapurujaya Komsos Bersama Warga Kampung Fanamo
Koramil 1714-01/ILU Lakukan Penjemputan Jenazah oleh Aparat Gabungan TNI dan Polri Distrik ILU
Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Distrik Pogoma, Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan Lokasi
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Buka Munas XVI IPSI

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:11 WIB

Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga

Selasa, 14 April 2026 - 16:18 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah

Selasa, 14 April 2026 - 15:13 WIB

Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman: Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih

Selasa, 14 April 2026 - 11:04 WIB

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM: TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Babinsa Koramil Mapurujaya Komsos Bersama Warga Kampung Fanamo

Senin, 13 April 2026 - 14:31 WIB

Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Distrik Pogoma, Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan Lokasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26 WIB

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Buka Munas XVI IPSI

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Satgas Swasembada Berhasil Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang

Berita Terbaru