AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Kali Pertama, Jenderal Bintang Tiga Dialog Dengan Masyarakat Adat dan Tokoh Agama Papua di Gereja

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) melanjutkan kunjungan kerjanya di Jayapura

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) melanjutkan kunjungan kerjanya di Jayapura

Sentani, SemeruPost – Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) melanjutkan kunjungan kerjanya di Jayapura guna berdialog, bersilaturahmi, serta menyapa lebih dekat para Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua di Gereja Bethel Indonesia “Jemaat Bless Papua Ministry” Sentani Jayapura, Senin (16/05/2022).

Pada kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan III mengatakan bahwa keberadaan agama sejatinya agar manusia menjadi baik dan memajukan peradaban umat manusia sehingga tercipta suasana yang harmonis, namun sebaliknya akan berdampak negatif bila agama itu disalah gunakan untuk kepentingan alat politik.

Mengutip pernyataan Presiden Soekarno “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.” Pangkogabwilhan III mengingatkan para tokoh yang notabene memiliki kharisma, Power dan pengaruh tersebut agar jangan sampai mau diadu domba dan terprovokasi sehingga merusak kedamaian di Papua mengingat korban yang ditimbulkan oleh konflik tersebut adalah rakyat dan kita bersama-sama memiliki mindset untuk menciptakan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat Papua.

“Kita harus bangga sebagai Warga Negara Indonesia dengan kekayaan adat budaya serta situasi damai yang ada di Indonesia, kondisi damai tersebut tidak lepas dari peran para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang ada di Papua. Saya berharap ini dapat diteruskan, saya mengapresiasi atas kerja keras Bapak-bapak para Tokoh-tokoh Agama karena telah melakukan pembinaan, pendampingan, menggembala umat dan sebagainya,” terang mantan Danrem 173/PVB Biak tersebut.

Lebih lanjut Pangkogabwilhan III menegaskan, bahwa negara ini dibangun atas kesepakatan seluruh anak bangsa yang walau berbeda suku, agama, ras dan golongan, tapi kita Bhineka Tunggal Ika, yang memiliki tujuan, harapan dan cita-cita yang sama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan tinggalkan Air Mata buat anak cucu tapi mari kita tinggalkan Mata Air – mata air untuk kelangsungan hidup di masa mendatang, biarkan anak-anak kita mendapatkan Hak untuk sekolah, hak untuk bermain mendapat kebebasan agar pintar dan kelak untuk bangun Tanah Papua.

“Saya jadi orang Bali karena saya lahir di Bali, agama saya Hindu karena orang tua saya Hindu, mungkin kalau saya lahir di Papua ini, maka saya jadi orang Papua. Inilah yang perlu dipahami, jangan karena perbedaan suku ras agama dan golongan ini menjadikan kita diadu domba. Kalau kita platformnya kedamaian, maka semua konflik akan selesai dan tercipta kedamaian, tetapi kalau platformnya bukan kedamaian, maka jangan berharap damai yang kita dapat,” jelas mantan Pangdam XVIII/Kasuari itu.

Dalam kegiatan ini, Pangkogabwilhan III didampingi Wakapolda Papua (Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si.), Pejabat Kodam XVII/Cen, Danrem 172/PWY (Brigjen TNI Izak Pangemanan), Marsma TNI Budi Achmadi (Danlanud Silas Papare) dan Letkol Inf R. Sangari (Dandim 1701/JPR). Juga turut hadir sekitar 50 Tokoh Agama dan Tokoh Adat di antaranya para Pendeta, Sinode GKI, Bethel Indonesia, para Kelasis, Perwakilan dari FKUB Prop. Papua, Pendeta Jimi yang mewakili Presiden GIDI, Pendeta dari GPDI beserta Pendeta lainnya termasuk Tokoh Adat Ondofolo Kampung Sereh beserta Ondoafi lainnya, Kepala Suku Kampung Kehiran dan Ketua HKJM Kab. Jayapura dan lain-lain yang hadir beserta unsurnya. (Penkogab3)

Berita Terkait

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin
Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:47 WIB

Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:04 WIB

Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:11 WIB

Panglima TNI Resmikan Monumen Panser Saladin: Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Berita Terbaru