AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Korban Penganiayaan di Tarebung Keluhkan Lambatnya Penanganan dari Polsek Sapudi

Senin, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMERUPOST, Sumenep – Korban kasus penganiayaan di Desa Tarebung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Sapudi. Korban merasa bahwa pihak kepolisian dinilai lamban dalam menangani kasus ini, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keadilan yang seharusnya segera ditegakkan.

Hal tersebut disampaikan salah satu pihak keluarga korban saat di konfirmasi awak media menyatakan bahwa laporan penganiayaan sudah disampaikan beberapa waktu lalu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang signifikan dari pihak kepolisian Polsek Sapudi.

“Kami berharap ada kejelasan dan tindakan tegas dari kepolisian. Penundaan ini membuat kami khawatir, apalagi pelaku masih bebas berkeliaran,” ujar salah satu keluarga korban yang meminta identitasnya tidak di publikasikan. Senin 23 September 2024.

Lebih lanjut ia juga berharap agar pihak kepolisian bisa lebih cepat dalam menangani kasus-kasus seperti ini agar tidak memicu ketidakpuasan di kalangan masyarakat. “Kami butuh kepastian hukum, jangan sampai kasus ini dibiarkan begitu saja, sehingga tidak ada bahasa percuma lapor polisi,” tambahnya.

kasus penganiayaan ini menurut saya..sengatlah jelas, korbannya pun pak Mas sudah dilakukan visum, dugaan saya penganiayaan tersebut sudah di rencanakan, sehingga pihak korban babak belur dihajarnya si palaku inisial Z.

“Lucunya lagi, pihak Kanit Reskrim Polsek Sapudi seolah-olah kesulitan untuk mendapatkan saksi pendukung, terus..mereka ada untuk apa gitu?? kasus pembunuhan saja, tidak ada saksi bisa di ungkap, apa lagi kasus penganiayaan, yang mana disana sudah dilihat orang banyak.” kecewa saya dengan kinerja Kanit Reskrim Polsek Sapudi,” pungkas keluarga korban sambil tersenyum sinis.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sapudi Aiptu Rizal Afandi, SH., saat di konfirmasi awak media” Masih proses lidik sebentar lagi akan naik proses sidik ungkapnya kepada media. (Salam)

Berita Terkait

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan
TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan
Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo Ditemukan, TNI Tuntaskan Evakuasi Korban Helikopter Mi-17V5
Kodim 1714/Puncak Jaya Sinergi Polri dan Pemda Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Agalomuni
Negara Hadir untuk Keluarga Prajurit, Panglima TNI Pastikan Hak Ahli Waris Terpenuhi
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah yang Gugur dalam Misi Kemanusiaan Penanganan Karhutla
Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang
TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:10 WIB

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan

Jumat, 6 November 2026 - 23:04 WIB

TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo Ditemukan, TNI Tuntaskan Evakuasi Korban Helikopter Mi-17V5

Jumat, 6 November 2026 - 12:17 WIB

Kodim 1714/Puncak Jaya Sinergi Polri dan Pemda Gelar Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Agalomuni

Kamis, 5 November 2026 - 20:56 WIB

Negara Hadir untuk Keluarga Prajurit, Panglima TNI Pastikan Hak Ahli Waris Terpenuhi

Rabu, 4 November 2026 - 22:53 WIB

Satgas Udara Semai 1,6 Ton Garam NaCl Tingkatkan Penanggulangan Karhutla di Palembang

Rabu, 4 November 2026 - 22:46 WIB

TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin

Rabu, 4 November 2026 - 22:41 WIB

TNI Kirim 12 Ton Garam untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca di Kendari

Berita Terbaru