AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

KST Papua Semakin Brutal dan Sadis: Masyarakat Sipil pun Dibunuh

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua secara terus menerus melakukan aksi kekerasan bersenjata secara brutal membabi buta dan sangat keji

Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua secara terus menerus melakukan aksi kekerasan bersenjata secara brutal membabi buta dan sangat keji

Papua, SemeruPost – Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua secara terus menerus melakukan aksi kekerasan bersenjata secara brutal membabi buta dan sangat keji, Jumat (18/8/2023).

“Rabu 16 Agustus 2023, sekira pukul 21.45 WIT, telah terjadi gangguan tembakan di Kompleks Yosoma sehingga mengakibatkan tiga warga sipil meninggal dunia,” ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, melalui pesan singkat, Kamis (17/8/2023).

Lebih lanjut, disampaikannya Personel TNI-Polri yang merespons laporan tersebut sempat terlibat kontak tembak di sekitar lokasi kejadian. Setelah beberapa saat, petugas berhasil menemukan ketiga korban. Tiga orang tersebut sebelumnya pergi dari Batas Batu dan hendak ke Kenyam. Ketiga korban yang dimaksud adalah Steven Didiway, Michael Rumaropen, dan Samsul Ahmad. Mengenai para pelaku, Fakhiri menduga mereka adalah KKB yang selama ini kerap membuat aksi kriminal di Nduga.

Kejadian ini sangat disayangkan oleh segenap pihak karena disaat putri Papua Pegunungan, Lilly Wenda dengan bangganya membawa Baki Sang Saka Merah Putih di Istana Negara, saat itu pula KST membunuh saudaranya sendiri, sungguh sangat ironis.

Kepala Perwakilan Komnas HAM Wilayah Papua Frits Ramandey sangat menyesalkan aksi itu. Apa pun alasannya, pembunuhan bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia.

“Kelompok sipil bersenjata melakukan kekerasan ke kelompok sipil yang tidak memiliki kepentingan apa pun. Perbuatan mereka sangat sporadis dan adanya unsur kriminal,” ujar Frits.

Michael Rumaropen merupakan Orang Asli Papua (OAP) yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama ini, Michael Rumaropen merupakan OAP yang berperilaku baik yang dapat menjadi contoh tauladan dalam lingkungannya. Ia merupakan kebanggaan dan tulang punggung keluarga. Dengan tangisan yang histeris keluarga Michael melihat kematiannya dibunuh dengan keji oleh KSTP. Saat ini hanya tinggal kenangan bayangan pembantaian Michael oleh KST yang tertanam dalam benak keluarga.

Aksi teror KSTP tersebut bukan kali pertama karena sehari sebelumnya, KSTP telah menghancurkan fasilitas umum tower yang sangat diperlukan oleh warga Papua khususnya oleh warga OAP bahkan honai warga pun juga dibakar, demikian juga kebrutalan KSTP telah melakukan teror dengan menembak anak-anak sekolah yang sedang berlatih pengibaran Bendera Merah Putih. Sangat memperihatinkan disaat rakyat Papua membutuhkan ketenangan dan kedamaian dalam menyongsong hidup untuk menjadikan masyarakat Papua yang maju dan bermartabat, malah KST melakukan tindakan yang kejam, brutal dan cenderung sadis tidak berperikemanusiaan. (*)

Berita Terkait

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya
Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:46 WIB

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:47 WIB

Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:31 WIB

Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Berita Terbaru