AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Pangdam Kasuari Beri Pengarahan Ingin Prajuritnya Tidak Dipermainkan Oleh Siapa pun

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menekankan untuk tidak ikut-ikutan juga menegaskan bahwa tidak ingin prajurit Kodam XVIII/Kasuari dipermainkan

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menekankan untuk tidak ikut-ikutan juga menegaskan bahwa tidak ingin prajurit Kodam XVIII/Kasuari dipermainkan

Manokwari, SemeruPost – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menekankan untuk tidak ikut-ikutan juga menegaskan bahwa tidak ingin prajurit Kodam XVIII/Kasuari dipermainkan oleh siapa pun.

“Saya ingin kalian menjadi prajurit sesuai dengan sesanti kita, Patriot Pembela Rakyat. Tidak ada yang ikut-ikutan dalam Pemilu ataupun Pilkada, sadari dirimu dan itulah konsekuensinya menjadi Tentara Nasional Indonesia khususnya Angkatan Darat,” ucap Pangdam.

Penekanan ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari dalam arahannya saat gelaran apel kesiapsiagaan 2024, dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah jajaran Kodam XVIII/Kasuari, di lapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (9/1/2024).

Di kesempatan ini, Jenderal Bintang Dua ini menyampaikan selamat tahun baru 2024 dan ucapan terima kasih karena tidak mendapat laporan dari seluruh jajaran dalam merayakan pergantian tahun.

“Di tahun 2024 kita berharap di tahun ini menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya, introspeksi diri masing-masing tentang apa yang sudah kamu lakukan selama tahun 2023 dan apa yang akan dicapai pada tahun 2024. Tahun 2024 adalah tahun politik, kita TNI tidak ikut memilih, tidak ikut menentukan, kita hanya ikut dalam menjaga pelaksanaan Pemilu tersebut untuk lancar dan aman karena TNI Netral dan ada 5 poin penting yang ditentukan dan apabila dilanggar ada konsekuensi yang kita dapatkan,” ungkapnya.

Terkait dengan situasi menjelang Pemilu saat ini mulai hangat dan menurutnya pasti akan meningkat, untuk diharapkan prajurit tidak boleh terpancing, tidak terprovokasi, harus bisa menahan diri.

“Kemampuan yang dimiliki bukan menjatuhkan orang, tetapi itu bukan digunakan untuk melawan situasi yang ada sekarang dan apabila ada yang mengajak untuk memancing dan lain sebagainya sampaikan itu bukan urusan saya karena rakyat bukanlah tandingan, tetapi musuh kita adalah yang ingin merusak mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah tugas kita,” pungkasnya.

Kepada para prajurit iapun meminta untuk tidak apatis dengan situasi saat ini, karena sebagai prajurit juga harus mengetahui sedang apa Indonesia saat ini khususnya di wilayah tugas.

“Buatlah inovasi yang memang untuk kepentingan kebaikan dan keunggulan kita semua. Saya ingatkan kepada kita semua jangan sampai masuk kepada jaringan yang menjual barang-barang ilegal. Menghadapi situasi saat ini kita tidak boleh meninggalkan masyarakat namun kita harus tetap membantu masyarakat, kegiatan teritorial tetap dilaksanakan dalam rangka mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat”.

“Saya ingin kalian loyal dan kompak karena Panglima TNI, Kasad sudah menekankan hal tersebut bahwa TNI itu Prima (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif), intinya diharapkan kalian jago di bidang dan ditugas masing-masing. Jadi jangan mau kita dipecah-pecah dan diadu domba. Saya yakin kalian mempunyai militansi yang tinggi walaupun kalian bertugas dengan berbagai macam perbedaan, kalian harus loyal dan kompak karena tugas kita ini adalah tugas yang mulia,” kata Pangdam dalam arahannya.

Sebagai informasi, gelar pasukan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun materil satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari sebagai upaya yang harus dilaksanakan sedini mungkin dalam mengantisipasi adanya perkembangan situasi yang kemungkinan bisa terjadi.

Ikut dalam kegiatan ini, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Kapoksahli Pangdam, Irdam, para pejabat Kodam, Dandim dan personel Kodim 1801/Manokwari, para personel Kodam dan Yonif 761/KA.

(Pendam XVIII/Kasuari)

Berita Terkait

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl
Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026
DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:31 WIB

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

Minggu, 1 November 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026

Berita Terbaru