AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Pangkogabwilhan III: TNI-Polri Hadir di Tanah Papua Karena Keselamatan Manusia Yang Utama

Sabtu, 11 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) mengecam keras Tindakan KST dan menyatakan bahwa Egianus Kagoya adalah manusia paling pengecut di dunia

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) mengecam keras Tindakan KST dan menyatakan bahwa Egianus Kagoya adalah manusia paling pengecut di dunia

Mimika, SemeruPost – Terkait Teror Kelompok Separatis Teroris (KST) Pimpinan Egianus Kogoya yang telah melakukan pembakaran Pesawat Susi Air pada Selasa (7/2/2023), yang mengakibatkan Warga Sipil di daerah Paro Kabupaten Nduga Papua melaksanakan eksodus ke Distrik Kenyam karena ketakutan, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) mengecam keras Tindakan KST dan menyatakan bahwa Egianus Kagoya adalah manusia paling pengecut di dunia ini, karena banyak membunuh masyarakat sipil yang tidak berdaya bahkan membakar Pesawat Susi Air yang selama ini melayani dan membantu masyarakat di pedalaman Papua.

Hal tersebut disampaikan Pangkogabwilhan III ketika melaksanakan monitoring dari Timika Mimika Papua, tentang perkembangan kejadian tersebut, karena sampai saat ini Pilot Susi Air, Philip Mark Merthens, WNA asal Selandia Baru yang masih belum ditemukan keberadaannya, Sabtu (11/2/2023).

“Aksi Teror KST kepada masyarakat telah mengakibatkan rakyat ketakutan, rakyat tidak bisa bebas beraktivitas karena takut terancam keselamatannya oleh KST. Hal ini juga mengakibatkan regulasi Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan yang endingnya adalah kesejahteraan masyarakat Papua dan terjaganya Kedaulatan NKRI menjadi terhambat,” jelas Letjen Cantiasa.

“Kita berharap situasi segera pulih kembali, masyarakat bisa tenang di kampungnya, kita berharap semua komponen anak-anak Bangsa harus ikut berpikir dan terlibat serta, kami TNI-Polri akan membantu pemerintah daerah mengawal percepatan pembangunan di Papua,” ujar Pangkogabwilhan III.

Senada dengan apa yang disampaikan Pangkogabwilhan III, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyampaikan perihal sejauh mana penanganan kejadian pembakaran Pesawat Susi Air di Bandara Paro, Kabupaten Nduga.

“Pada prinsipnya kami TNI-Polri bekerja atas kepentingan Negara. TNI-Polri dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua dalam penanganan kasus Paro beberapa waktu lalu, melibatkan Para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat beserta Pemerintah Daerah yang bertujuan hanya satu, yaitu menyelamatkan nyawa manusia demi aspek kemanusiaan,” jelas Pangdam XVII/Cenderawasih.

“Dalam waktu beberapa hari lalu sampai sekarang telah melaksanakan operasi kemanusiaan yaitu menolong saudara-saudara kita yang telah eskodus dari Paro menuju Kenyam,” lanjutnya.

“Mengenai Pesawat Susi Air yang dibakar, terdapat isu-isu yang beredar bahwa ada 15 orang yang diancam oleh Egianus Kagoya, namun semuanya sudah dapat dievakuasi dengan selamat, tetapi satu personel pilot masih kita cari tapi diduga bersama kelompok KST dan kita terus melakukan pencarian, sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegas Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Terkait kejadian tersebut, tentunya semua berharap Pilot Susi Air tersebut segera diketemukan, karena peran Pilot tersebut selama ini telah membantu kegiatan kemanusiaan di Papua, mulai dari mengangkut tenaga medis, tenaga pengajar, dukungan bahan makanan ke daerah terpencil, bahkan kadang kadang mengangkut tenaga misionaris untuk masyarakat Papua, khususnya yang ada di daerah pedalaman.

Ironis memang di saat pembangunan di Papua digencarkan oleh Pemerintah Pusat, dengan harapan adanya dukungan semua komponen masyarakat untuk ikut andil membangun Papua, namun kelompok KST justru malah menghambat kemajuan Papua dengan aksi Teror yang dilakukannya. (Penkogab3)

Berita Terkait

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin
Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:47 WIB

Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:04 WIB

Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:11 WIB

Panglima TNI Resmikan Monumen Panser Saladin: Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Berita Terbaru