AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Panglima TNI : TNI dan Polri Ujung Tombak Penanganan Pandemi Secara Nasional

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI didampingi Kapolri memimpin apel gelar Pasukan TNI-Polri jajaran Kodam IX/Udayana dan Polda Bali

Panglima TNI didampingi Kapolri memimpin apel gelar Pasukan TNI-Polri jajaran Kodam IX/Udayana dan Polda Bali

Bali, SemeruPost – TNI dan Polri menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program penanganan pandemi secara nasional karena memiliki rantai komando yang kuat sampai ke pelosok-pelosok daerah.

“TNI dan Polri menjadi ujung tombak karena memiliki infrastruktur yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah dalam penanganan pandemi,” demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat memimpin apel gelar Pasukan TNI-Polri jajaran Kodam IX/Udayana dan Polda Bali, Sabtu (23/10/2021).

Panglima TNI menyampaikan bahwa perkembangan penanganan pandemi Covid-19 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Laju penularan semakin dapat ditekan yang ditunjukkan dengan pertambahan kasus positif yang sudah sangat jauh berkurang. “Tingkat kesembuhan juga semakin meningkat seiring dengan kesiapan kita melaksanakan testing, tracing, dan treatment sehingga angka kematian terus menurun, sementara capaian vaksinasi nasional semakin masif,” ujarnya.

Dalam penanganan pandemi, strategi nasional harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat dan elemen bangsa lainnya. “Langkah 3M, 3T, dan vaksinasi nasional harus dilaksanakan serentak agar dapat menekan laju penularan, meningkatkan angka kesembuhan, dan mengurangi angka kematian,” ucapnya.

“Kita semua tentu gembira dan lega dengan kondisi saat ini yang semakin membaik serta perekonomian nasional akan dapat kembali tumbuh pesat setelah sekian lama dikekang dengan berbagai keharusan pembatasan. Ini semua adalah hasil kerja keras dan kerja sama TNI, Polri, Pemda, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, relawan dan seluruh elemen bangsa,” ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI menambahkan bahwa Bali adalah Provinsi yang mungkin paling merasakan dampak pandemi. Pembatasan sosial yang harus diambil menyebabkan pariwisata dan perekonomian masyarakat Bali goncang. “Kebijakan pelonggaran saat ini dan aktivitas wisata yang kembali dibuka tentu memberi angin segar bagi kita semua, khususnya masyarakat Bali,” paparnya.

“Namun kita tidak boleh terlena dan lengah karena Pandemi masih belum selesai dan virus Covid-19 masih dapat bermutasi menjadi lebih berbahaya, banyak negara yang mengalami gelombang ketiga penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Panglima TNI mengingatkan kepada semua pihak punya peran masing-masing, mulai dari TNI, Polri, Pemda, BPBD, Imigrasi, Bea Cukai, KKP, Dinkes, Dishub, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh adat sampai kepada industri pariwisata. “Ingatkan terus masyarakat agar disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan karena Itulah bentuk adaptasi dan kebutuhan kita semua agar dapat menekan pandemi,” pesannya.

“Siapkan dengan baik destinasi-destinasi wisata serta fasilitas pendukungnya seperti hotel dan restoran sesuai protokol kesehatan dan laksanakan prosedur penerimaan wisatawan dengan baik dan benar karena kelengahan dan keteledoran hanya akan membahayakan masyarakat luas,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Panglima TNI mengingatkan kepada semua pihak harus bersatu padu menjalankan protokol kesehatan dengan baik. “Hanya dengan bersinergi, bekerja sama, perjuangan kita semua akan menghasilkan kemenangan yang gemilang, untuk Indonesia bangkit, Indonesia maju dan sejahtera,” pungkasnya. (****)

Berita Terkait

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya
Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut
Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500
Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:46 WIB

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:47 WIB

Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:31 WIB

Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Panglima TNI Resmikan Lapangan Serbaguna di Mako Kodam III/Siliwangi

Berita Terbaru