AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik Tolak Campur Tangan Regional

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait memberikan respons tegas atas pernyataan Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon, Matthew Wale

Pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait memberikan respons tegas atas pernyataan Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon, Matthew Wale

Jakarta, SemeruPost – Pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait memberikan respons tegas atas pernyataan Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon, Matthew Wale, terkait insiden keamanan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Otoritas menegaskan bahwa tindakan aparat di lapangan merupakan upaya penegakan hukum dan perlindungan objek vital, bukan bentuk penindasan sebagaimana dituduhkan.

Sebelumnya, Matthew Wale mengeluarkan pernyataan yang mendesak adanya aksi regional Melanesia untuk menyoroti tewasnya warga sipil dalam kerusuhan di Moanemani pada 31 Maret 2026. Menanggapi hal tersebut, pihak otoritas Indonesia menilai pernyataan Wale tendensius karena tidak melihat kronologi peristiwa secara utuh.

Insiden berdarah di Distrik Kamuu bermula dari aksi pembacokan brutal oleh Orang Tak Dikenal (OTK) yang menewaskan anggota Satbinmas Polres Dogiyai, Bripda Juventus Edowai. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dekat Gereja Ebenhaezer saat sedang menjalankan tugas pelayanan masyarakat.

Terkait jatuhnya korban sipil dalam kontak tembak, pemerintah memastikan bahwa investigasi internal yang transparan sedang berjalan. Namun, pemerintah menegaskan bahwa isu keamanan di Papua merupakan urusan domestik Indonesia yang ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan koridor hak asasi manusia yang berlaku nasional.

Indonesia menolak keras usulan intervensi regional Melanesia yang diserukan oleh Wale. Otoritas menilai desakan tersebut berpotensi mengganggu kedaulatan negara dan hanya didasarkan pada informasi sepihak yang berkembang di media sosial tanpa verifikasi lapangan yang akurat.

Saat ini, situasi di Moanemani dilaporkan mulai berangsur kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga di objek-objek vital bukan untuk melakukan intimidasi, melainkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga yang ingin kembali beraktivitas di pasar dan perkantoran.

Pemerintah juga sedang mengedepankan pendekatan dialogis dengan tokoh adat dan tokoh agama setempat guna memulihkan stabilitas wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi-narasi dari pihak luar yang bertujuan memperkeruh situasi di lapangan. (*)

Berita Terkait

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang
Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang
Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Berita Terbaru