AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Satgas Kizi TNI XX-S Monusco Cegah Malaria Di Kongo

Selasa, 17 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dansatgas mengatakan bahwa malaria itu suatu penyakit yang tidak asing di telinga kita, malaria adalah penyakit serius dan berbahaya

Dansatgas mengatakan bahwa malaria itu suatu penyakit yang tidak asing di telinga kita, malaria adalah penyakit serius dan berbahaya

Kongo, SemeruPost – Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemik virus malaria, hal ini telah menjadi perhatian serius bagi Dansatgas Kizi TNI XX-S Monusco Letkol Czi Bambang Santoso. “Sehat itu mahal, jaga pola hidup dan lingkungan tetap sehat, selalu bersyukur dan jangan lupa bahagia,” katanya, Selasa, 17 Mei 2022.

Dansatgas mengatakan bahwa malaria itu suatu penyakit yang tidak asing di telinga kita, malaria adalah penyakit serius dan berbahaya yang disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama oleh nyamuk anopheles. “Ketika seseorang mulai terinfeksi, tanda-tanda dan gejala penyakit ini akan muncul setelah 10 hari hingga 4 minggu. Namun terkadang gejala juga dapat muncul 7 hari setelah terinfeksi,” ujarnya.

Lettu Laut (K) dr. Feddy Febriyanto Manurung selaku Dokter Satgas menyampaikan bahwa dari Tim Kesehatan Satgas XX-S Monusco rutin melaksanakan fogging/pengasapan di sekitar kamp, penaburan bubuk abate di tempat penampungan air dan genangan air, selalu mengingatkan kepada setiap prajurit untuk menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur dan secara rutin mengecek prajurit mengonsumsi obat profilaksis malaria.

“Yang mengetahui kondisi kesehatan hanya diri kita pribadi, maka sayangilah diri kita dan selalu menerapkan pola hidup sehat untuk menunjang kesehatan kita,” katanya.

Hal ini senada dengan yang dilakukan salah satu Prajurit Satgas Kizi XX-S Monusco. “Saya rutin minum vitamin, olahraga atau berkebun setelah bekerja/dinas di sini, badan berkeringat, lebih segar, joss dan takut malarianya,” ucap Kopda Minarno. (*)

Berita Terkait

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang
Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan
TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan
Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang
Dirpuanter Ster TNI Tutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial TA 2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang
Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:43 WIB

DFC Minusca Mayjen TNI Maychel Asmi Hadiri Peringatan UN Day 2026 di Republik Afrika Tengah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Lanjutkan Pengiriman Bahan Semai ke Banjarmasin dan Palembang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Dukung Penanganan Karhutla, TNI Semai 2 Ton NaCl di Tiga Kabupaten Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:43 WIB

TNI Semai 6 Ton Garam untuk Tingkatkan Curah Hujan di Wilayah Kalimantan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton dry ice dan NaCl Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Kirimkan 20 Ton NaCl ke Banjarmasin dan Palembang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ditressiber Polda Jatim Bongkar Bisnis Jual Beli 6.000 Kartu SIM dan Promosi Judi Online

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Karhutla di Palembang

Berita Terbaru