AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

SPPKL TBK Bakamla RI Berhasil Evakuasi Korban Hilang di Perairan Kundur Barat

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel SPKKL Tanjung Balai Karimun (TBK) yang tergabung dalam tim SAR gabungan berhasil evakuasi seorang nelayan

Personel SPKKL Tanjung Balai Karimun (TBK) yang tergabung dalam tim SAR gabungan berhasil evakuasi seorang nelayan

Karimun, SemeruPost – Personel SPKKL Tanjung Balai Karimun (TBK) yang tergabung dalam tim SAR gabungan berhasil evakuasi seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang selama 4 hari di perairan Kundur Barat, Tanjung Balai Karimun, kemarin.

Nelayan berinisial JS dilaporkan hilang setelah hari Senin (7/2) pukul 08.00 WIB pergi menjaring ikan di perairan Desa Lubuk. Setelah itu, sekitar pukul 17.00 WIB nelayan lain menjumpai Sampan korban namun nelayan JS tidak ada di dalam Sampan tersebut.

Sempat warga Desa Lubuk mencari korban di sekitar ditemukan Sampan korban tapi tidak diketemukan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan atas kejadian tersebut kepada Basarnas Karimun guna proses pencarian dan evakuasi. Menyikapi laporan yang diterima, Basarnas Karimun juga meneruskan kepada SPKKL TBK, Polair TBK, Babinsa Kundur dan Tagana Kabupaten Karimun sebagai tim SAR gabungan.

Proses pencarian dilakukan tim SAR gabungan dari Selasa (8/2) hingga Kamis (10/2) dengan menyisir perairan Desa Lubuk di mana korban menjaring ikan namun belum ditemukan.

Di tempat berbeda, seorang nelayan yang sedang mempersiapkan jaring ikan di pantai Mukarimus melihat sesuatu mengambang. Guna memastikan, nelayan tersebut mendekati dan benar bahwa itu adalah mayat manusia berjenis kelamin laki-laki. Atas temuan itu, nelayan tersebut kemudian melaporkan kepada tim SAR gabungan guna evakuasi.

Tak menunggu lama Tim SAR gabungan langsung meluncur ke perairan Kundur Barat untuk melaksanakan evakuasi. Atas dasar ciri-ciri yang diterima tim SAR gabungan, korban yang ditemukan benar atas nama JS yang hilang saat menjaring ikan.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi SAR dinyatakan selesai. (*)

Berita Terkait

TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Panglima TNI Hadiri Pertemuan Terbatas Kabinet di Hambalang
Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya
Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Prajurit TNI Menembus Medan dan Cuaca Ekstrem Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:02 WIB

TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:12 WIB

Panglima TNI Hadiri Pertemuan Terbatas Kabinet di Hambalang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:46 WIB

Dandim 1714/PJ Dampingi Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis se-Pelajar di Kab. Puncak Jaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:59 WIB

TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:04 WIB

Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:31 WIB

Prajurit TNI Temukan Black Box ATR 42-500

Berita Terbaru

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad, Kasal dan Kasau mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin

Sosial & Politik

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI

Senin, 26 Jan 2026 - 16:18 WIB