AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Propam Polri Jamin Netralitas Polri Dalam Pemilu 2024

Minggu, 17 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Divisi Propam Polri memastikan upaya menjaga netralitas seluruh anggota Polri dilakukan dengan berbagai cara

Divisi Propam Polri memastikan upaya menjaga netralitas seluruh anggota Polri dilakukan dengan berbagai cara

Jakarta, SemeruPost – Divisi Propam Polri memastikan upaya menjaga netralitas seluruh anggota Polri dilakukan dengan berbagai cara. Hal itu menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Ada arahan Pak Kapolri tentang netralitas. Tentunya ada juga Undang-Undang yang mengatur tentang Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2), bahwa Polisi netral,” ujar Kadiv Propam Polri Irjen. Pol. Syahardiantono, Minggu (17/12/23).

Dibeberkan Kadiv Propam, mulai dari preemtif, preventif, dan represif kepada anggota telah ada mekanismenya.

Terkait dengan menjaga netralitas Polri, Anggota Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyatakan bahwa masyarakat juga harus memahami terlebih dahulu aturan di Korps Bhayangkara mengenai sikap selama Pemilu 2024. Ditegaskannya, anggota Polri tidak boleh berpolitik, meski keluarganya diperbolehkan.

Dalam konteks ini, ia menuturkan, Polisi merupakan salah satu leading sector yang bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan aman, damai, dan lancar. Meskipun ada anggotanya yang menjadi peserta Pemilu 2024, namun memberikan dukungan bantuan fasilitas tidak diperbolehkan.

“Tetapi terlibat bukan arti memberikan suport kepada kekuatan politik, tapi berikan dukungan ke KPU dan Bawaslu agar berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Menurutnya, dalam PKPU dan UU Nomor 17 Tahun 2007 jelas diatur soal tugas Polisi menjaga Capres-Cawapres, kotak suara dan memastikan seluruh pengamanan proses pesta demokrasi lima tahunan itu. Sehingga netral yang dilakukan Polri adalah aturan dan SOP dipatuhi.

Ia pun mengingatkan bahwa tugas utama Polisi menjaga nilai-nilai sipil, dan itu salah satunya adalah demokrasi, diimplementasikan dalam pemilu. Polisi harus menjaga ini dengan baik.

“Jangan menunjukkan keterlibatan, baik bentuk simbol, tanda dan kegiatan. Tapi komitmen menjaga agar pemilu lancar. Tentu dengan Tupoksi yang sudah diatur tadi,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana
Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026
Athan RI Dampingi Dubes RI Terima Kunjungan Menhan Spanyol di KBRI Madrid
Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik Tolak Campur Tangan Regional
Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana Sumatra
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Wamenhan AS Bidang Pertahanan Indo-Pasifik
Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:21 WIB

Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana

Rabu, 8 April 2026 - 18:17 WIB

Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:55 WIB

Athan RI Dampingi Dubes RI Terima Kunjungan Menhan Spanyol di KBRI Madrid

Senin, 6 April 2026 - 15:28 WIB

Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik Tolak Campur Tangan Regional

Kamis, 2 April 2026 - 11:22 WIB

Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:38 WIB

Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana Sumatra

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:37 WIB

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Wamenhan AS Bidang Pertahanan Indo-Pasifik

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:13 WIB

Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Berita Terbaru