AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Kurang Nya Kualitas Pengawasan Makan Bergizi Gratis, Ada Ulat dan Makanan Basi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO – Semerupost.com Program Makan Bergizi ini diketahui merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan asupan sehat bagi pelajar, tetapi semua berubah dalam menu program di SMK Negeri 2 Kota Mojokerto, Ada ulat dan makanan basi.

Salah satu guru SMK 2 Kota Mojokerto membenarkan adanya temuan makanan yang tidak layak disebut Makanan Bergizi, dan juga salah satu siswa yang enggan disebutkan nama nya juga membenarkan hal tersebut, dasn hal seperti ini seharus nya tanggung jawab pemerintah kota yang ikut mengawasi program MBG.

“Memang beberapa waktu lalu sempat ada temuan makanan basi dan ulat, tetapi pihak SMK Negeri 2 sudah komplain ke pihak MBG terkait hal itu,” ucap Sri, Senin (15/09/2025).

Dan juga ada siswa yang tidak ingin disebutkan nama nya, memberikan keterangan kepada awak media, karena seluruh makanan yang dibagikan basi maka satu kelas nya tidak mau memakan makanan tersebut.

“Iya ada temuan ulat juga di sayur, jadi agak takut ketika makan, takut nanti keracunan,” kata siswa.

Kejadian ini terjadi sekitar tanggal 9 September 2025, ada juga Siswa lain yang mengaku menemukan Ulat di dalam sayuran yang disajikan, sehingga para siswa sangat takut mengkonsumsi Makanan gratis tersebut.

Ada nya temuan seperti ini membuat sejumlah siswa trauma,dan para siswa juga memilih membawa bekal dari rumah karena lebih tenang dan tidak takut lagi karena tau proses memasak nya dan di konsumsi pun nyaman tanpa kuatir ada lauk yang Basi atau Berulat.

Pihak sekolah juga sudah menindak lanjutipermasalahan ini ke pihak yang menyediakan MBG.
Guru dan murid berharap hal serupa tidak terjadi lagi dan dari pihak penyedia MBG melakukan perbaikan kepengawasan, karena program yang seharus nya menjadi pemenuhi gizi siswa tidak harus di pertanyakan kwalitas nya.
.(KREY).

Berita Terkait

Lapas Slemam Gelar Penandatangan Perjanjian Kinerja Tahun 2026
Lapas Sleman Laksanakan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 Kanwil Ditjenpas D.I.Y
Peringati Hari Ke-78 Logistik Polri,Polres Kediri Gelar “Sambung Roso”
Operasi Zebra Semeru 2025: Polres Kediri Tekankan Edukasi, 63.158 Pelanggaran Ditertibkan
Catatan 1 Dekade Program Tol Laut Pemerintah
Pelabuhan Sapudi Akan Direplacement: Ketika Rakyat Kecil Dipinggirkan, Suara Mereka Tenggelam di Ombak Pembangunan
Polres Kediri Gelar Tasyakuran HUT ke-80 Korps Brimob, Kenang Pengabdian dan Perkuat Kebersamaan
Dugaan Mafia Pengoplos Gas Subsidi di Rumpin: Kampung Jabon dan Pasir Jeruk Disebut Jadi Lokasi Operasi Terorganisir

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:16 WIB

Lapas Slemam Gelar Penandatangan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:14 WIB

Lapas Sleman Laksanakan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 Kanwil Ditjenpas D.I.Y

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:10 WIB

Peringati Hari Ke-78 Logistik Polri,Polres Kediri Gelar “Sambung Roso”

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:07 WIB

Operasi Zebra Semeru 2025: Polres Kediri Tekankan Edukasi, 63.158 Pelanggaran Ditertibkan

Selasa, 25 November 2025 - 13:21 WIB

Catatan 1 Dekade Program Tol Laut Pemerintah

Senin, 17 November 2025 - 17:41 WIB

Pelabuhan Sapudi Akan Direplacement: Ketika Rakyat Kecil Dipinggirkan, Suara Mereka Tenggelam di Ombak Pembangunan

Senin, 17 November 2025 - 14:02 WIB

Polres Kediri Gelar Tasyakuran HUT ke-80 Korps Brimob, Kenang Pengabdian dan Perkuat Kebersamaan

Minggu, 16 November 2025 - 17:39 WIB

Dugaan Mafia Pengoplos Gas Subsidi di Rumpin: Kampung Jabon dan Pasir Jeruk Disebut Jadi Lokasi Operasi Terorganisir

Berita Terbaru