AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Panglima TNI Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Pernyataan “Piting”

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laksamana TNI Yudo meminta masyarakat menjaga kondusivitas, semuanya juga ingin bermasyarakat dengan aman dan nyaman

Laksamana TNI Yudo meminta masyarakat menjaga kondusivitas, semuanya juga ingin bermasyarakat dengan aman dan nyaman

Batam, SemeruPost – Saya mohon maaf, sekali lagi mohon maaf atas pernyataan kemarin yang mungkin masyarakat menilai seolah dipiting, itu karena bahasa saya dipiting itu saya orang ndeso yang biasa melaksanakan waktu kecil sering piting-pitingan dengan teman saya, karena saya kira dipiting lebih aman kita tidak punya alat, sejak orde baru tidak ada, sejak Undang-Undang TNI tidak dilibatkan untuk memakai alat seperti zaman dulu tidak ada.

Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di hadapan awak media usai membuka secara resmi latihan gabungan terpadu ASEAN Solidarity Exercise 01-Natuna Tahun 2023, yang bertempat di Dermaga Batu Ampar, Batam, Selasa (19/9/2023).

“Pernyataan piting, adalah menjawab pertanyaan dari Pangdam, sudah saya sampaikan bahwa itu seumpama, tidak ada saya mengerahkan pasukan karena memang tidak ada permintaan pengerahan pusat pasukan sebanyak itu, tapi kalau pengertian masyarakat lain-lain di masyarakat, pada kesempatan ini saya mohon maaf yang sebesar besarnya”, tambah Laksamana TNI Yudo.

Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI bahwa, tidak ada operasi militer di Batam, yang ada pasukan yang diminta bantuan kewilayahan seperti Kodim, Korem.

“Jadi tidak ada pengerahan pasukan bahkan saat awal sebelum terjadinya itu, saya sudah kirim Danpuspom TNI ke sini, jangan sampai TNI terlibat, kita kerahkan Puspom TNI untuk mengawasi itu, saya berharap pasukan TNI jangan arogan”.

Dalam kesempatan tersebut, Laksamana TNI Yudo meminta masyarakat menjaga kondusivitas, semuanya juga ingin bermasyarakat dengan aman dan nyaman jadi tidak ada pengerahan pasukan. “Kami mengamankan masyarakat atas permintaan, kalau tidak ada permintaan, ya saya tidak akan datang, ke situ atas permintaan dari ketua adat, pemerintah Batam,” tutup Panglima TNI.

#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Arm Suhendro Oktosatrio

Berita Terkait

Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana
Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026
Athan RI Dampingi Dubes RI Terima Kunjungan Menhan Spanyol di KBRI Madrid
Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik Tolak Campur Tangan Regional
Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana Sumatra
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Wamenhan AS Bidang Pertahanan Indo-Pasifik
Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:21 WIB

Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana

Rabu, 8 April 2026 - 18:17 WIB

Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:55 WIB

Athan RI Dampingi Dubes RI Terima Kunjungan Menhan Spanyol di KBRI Madrid

Senin, 6 April 2026 - 15:28 WIB

Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik Tolak Campur Tangan Regional

Kamis, 2 April 2026 - 11:22 WIB

Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:38 WIB

Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana Sumatra

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:37 WIB

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Wamenhan AS Bidang Pertahanan Indo-Pasifik

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:13 WIB

Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Berita Terbaru