AiRadio Jogja

Radionya Kaula Muda Indonesia

Tuntas! Koops TNI Habema Rebut Kembali Dua Senjata Yonif 9 Marinir yang Dirampas Kelompok Manfred Fatem di Maybrat

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya berhasil direbut kembali seluruhnya oleh Koops TNI Habema

Dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya berhasil direbut kembali seluruhnya oleh Koops TNI Habema

Maybrat, SemeruPost – Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya berhasil direbut kembali seluruhnya oleh Koops TNI Habema.

Keberhasilan tersebut dipastikan setelah Tim Gabungan Operasi Badai Kasuari 3.12 menemukan senjata K3 Daewoo pada Sabtu (17/10/2026), menyusul keberhasilan pengamanan senjata Caracal sehari sebelumnya, Jumat (16/10/2026).

Kedua senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok Manfred Fatem dalam penyerangan terhadap pos Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory, Kabupaten Maybrat, pada 22 Maret 2026.

Operasi gabungan yang melibatkan Satgas Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Kewilayahan Yonif 764/IB tersebut berhasil menuntaskan pengambilan kembali kedua senjata organik TNI.

Keberhasilan ini diperoleh melalui kerja sama antarsatuan, pendalaman informasi, serta pencarian yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain dua senjata organik tersebut, tim gabungan juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan campuran, 19 butir amunisi kaliber 5,56 mm, tiga magazen, alat bidik, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang terlibat atas ketekunan, keberanian, disiplin, dan profesionalisme dalam menyelesaikan tugas.

“Dua senjata organik yang dirampas kelompok Manfred Fatem akhirnya berhasil kita ambil kembali seluruhnya. Ini merupakan bukti kesungguhan, kerja keras, dan tanggung jawab prajurit dalam menuntaskan tugas. Saya memberikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan disiplin dan profesional,” tegas Brigjen TNI Riyanto.

Pangkoops menegaskan bahwa keberhasilan tersebut memiliki arti penting, bukan hanya karena materiil satuan berhasil diamankan kembali, tetapi juga karena senjata tersebut tidak lagi dapat disalahgunakan untuk melakukan aksi kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat.

“Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. TNI akan tetap tegas terhadap setiap ancaman bersenjata, dengan tindakan yang selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Namun, kepada saudara-saudara yang ingin meninggalkan kekerasan, jalan damai tetap terbuka,” lanjut Pangkoops.

Koops TNI Habema menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Badai Kasuari 3.12 menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya. Pengamanan wilayah akan terus dilaksanakan seiring dengan pendekatan teritorial dan kemanusiaan untuk mendukung kehidupan masyarakat yang semakin aman dan normal.

Keberhasilan mengamankan kembali kedua senjata tersebut sekaligus menegaskan bahwa setiap ancaman bersenjata akan ditangani secara profesional, sementara kesempatan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali membangun kehidupan bersama masyarakat tetap terbuka. (Penerangan Koops TNI Habema)

Berita Terkait

Jinakkan Bahan Peledak, Prajurit Zeni TNI-Australia Integrasikan Pemahaman Taktis
Artileri SMEE Perkuat Keterampilan Prajurit dalam Latgabma Keris Woomera 2026
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Koops TNI Habema Berhasil Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas Kelompok OPM di Maybrat
TNI–ADF Asah Kemampuan Bertahan Hidup di Alam Liar dalam Latgabma Keris Woomera 2026
TNI–ADF Laksanakan Latihan Move Patrol dan Ambush, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026
Panglima TNI Pimpin Sertijab Wakil Panglima TNI dan Kasad
TNI–ADF Perkuat Pertahanan Siber melalui Simulasi Terpadu Keris Woomera 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Tuntas! Koops TNI Habema Rebut Kembali Dua Senjata Yonif 9 Marinir yang Dirampas Kelompok Manfred Fatem di Maybrat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Jinakkan Bahan Peledak, Prajurit Zeni TNI-Australia Integrasikan Pemahaman Taktis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Artileri SMEE Perkuat Keterampilan Prajurit dalam Latgabma Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Koops TNI Habema Berhasil Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas Kelompok OPM di Maybrat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:16 WIB

TNI–ADF Laksanakan Latihan Move Patrol dan Ambush, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab Wakil Panglima TNI dan Kasad

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:31 WIB

TNI–ADF Perkuat Pertahanan Siber melalui Simulasi Terpadu Keris Woomera 2026

Berita Terbaru